Sabtu, 28 September 2013

Membaca Hangeul

Bunyi huruf Han-geul

Cara membaca huruf Han-geul tidak sama dengan cara membaca huruf romawi dalam tulisan bahasa Indonesia yang memiliki satu bunyi dalam satu huruf, karena dalam han-geul terdapat beberapa huruf yang memiliki dua atau lebih bunyi dalam satu huruf apabila dibaca pada posisi yang berbeda.

Contoh, huruf kiyôk [ㄱ] terkadang dibaca 'K' ataupun 'G' tergantung letak posisinya dalam suku kata. Misalnya dalam kata 가격 [kagyôk] terdapat 3 buah huruf kiyôk [ㄱ] yang masing-masing berada pada posisi awal, tengah, dan pada akhir suku kata. Dalam hal ini ㄱ dibaca 'K' pada posisi awal dan akhir, dan ㄱ dibaca 'G' pada posisi tengah.



Bunyi letak konsonan

Cara membaca konsonan berdasarkan letak pada suku kata
Nama konsonanKonsonanAwalTengahAkhir
kiyôkㄱk/ggk
nieunㄴnnn
digeutㄷt/ddt
rieulㄹr/lr/ll
mieumㅁmmm
bieupㅂp/bbp
siotㅅsst
ieungㅇ~~ng
cieutㅈc/jjt
chieutㅊchcht
khieukㅋkhkhk
thieutㅌththt
phieupㅍphphp
hieutㅎhh/~t/~


Aturan baca 오 [o], 어 [ô], ㅎ [h/t], ㅇ [~/ng]:
  • Huruf vokal 어 [ô] dan 여 [yô] dalam romanisasi umum biasanya ditulis 어 [eo], 여 [yeo], dibaca tegas dan bentuk mulut bulat agak lebar ketika mengucapkannya.
    어 [ô]
    여 [yô]
  • Sebaliknya huruf vokal 오 [o] dan 요 [yo] dibaca tidak tegas dan bentuk mulut bulat kecil seperti menggabungkan bunyi antara 'O' dan 'U' ketika mengucapkannya.
    오 [o]
    요 [yo]
  • Huruf konsonan ㅇ [~/ng] pada posisi awal dan tengah suku kata tidak dibaca, dan hanya dibaca 'ng' ketika berada pada akhir suku kata.
    Contoh
    Awal: 아이 [a-i; dibaca 'ai']
    Tengah: 윤아씨 [yun-a-ssi; dibaca 'yuna ssi']
    Akhir: 운동장 [un-dong-jang; dibaca 'undong jang']
  • Huruf konsonan ㅎ [h/t] hanya dibaca 'H' pada awal suku kata, di tengah dibaca lemah atau terkadang tidak dibaca sama sekali, dan di akhir suku kata dibaca 'T' atau juga tidak dibaca.
    Contoh
    Awal: 하다 [ha-da; dibaca 'hada']
    Tengah: 열한시 [yôr-an-si; dibaca 'yôran si']
    Akhir: 닿 [tat]

Dalam pengucapan bunyi huruf dalam bahasa Korea terdapat beberapa cara pengucapan bunyi huruf, di antaranya:
  • Bunyi aspirasi
    Ada beberapa huruf konsonan han-geul yang dibaca dengan 'bunyi aspirasi', yaitu bunyi pengucapan sebuah konsonan disertai sebuah hembusan udara. Konsonan yang dibaca dengan bunyi aspirasi yaitu ㅊ [ch], ㅋ [kh], ㅌ [th], dan ㅍ [ph]; dalam hal ini bunyi 'h' dibaca dengan jelas seperti hembusan udara.
    Contoh
    차, 카, 타, 파
  • Bunyi kuat dan tajam
    Huruf 'konsonan rangkap sama' ㅉ [cc], ㄲ [kk], ㄸ [tt], ㅃ [pp], dan ㅆ [ss] diucapkan lebih kuat dan lebih tajam dari bunyi konsonan tunggalnya. Contoh
    Perhatikan dan dengarkan perbedaan bunyi dari huruf-huruf konsonan berikut:
    1. ㄱ:ㄲ → 굴 [kul: tiram] : 꿀 [kkul: madu]
    2. ㅂ:ㅃ → 방 [pang: kamar] : 빵 [ppang: roti]
    3. ㄷ:ㄸ:ㅌ → 달 [tal: bulan] : 딸 [ttal: anak (pr)] : 탈 [thal: topeng]
    4. ㅈ:ㅉ:ㅊ → 자다 [ca-da: tidur] : 짜다 [cca-da: asin] : 차다 [cha-da: dingin]
  • Bunyi samar
    Huruf konsonan ㄱ [k/g], ㄷ [t/d], ㅂ [p/b], ㄹ [r/l], dan ㅈ [c/j] diucapkan samar seperti bunyi di antara kedua huruf tersebut.
  • Batchim
    Bunyi konsonan akhir pada suku kata yang dapat berubah bunyi pengucapannya ketika bertemu huruf tertentu. Lihat penjelasan mengenai batchim.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar